Equinox

Equinox: berarti panjang siang yang sama dengan panjang malam. Terjadi 2 kali dalam setahun, yaitu di sekitar tanggal 21 Maret dan 23 September. Letak Astronomis Indonesia

Elips

Elips: suatu kurva tertutup yang memiliki dua buah titik pusat (disebut titik fokus). Kurva semacam ini dapat dihasilkan dari mengiris sebuah kerucut dengan sudut irisan antara 0 hingga sudut kemiringan sisi kerucut. Kelonjongan sebuah elips dinyatakan dengan nilai eksentrisitas antara 0 dan 1. Eksentrisitas 0 akan memberikan lingkaran, 1 berarti parabola, dan lebih dari 1 berarti hiperbola.

Ekliptika

Ekliptika: bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari. Bidang ini membentuk sudut sebesar 23,5° dengan ekuator langit. Dapat juga dikatakan sebagai lintasan semu Matahari selama satu tahun di langit.

Pengertian Gunung

Mungkin sebagian besar dari kita sudah pernah melihat ataupun mendaki gunung. Akan tetapi tahukah Anda pengertian gunung?
Sebagian akan menjawab gunung adalah gundukan bukit. Sebagian akan menjawab gunung adalah tanah yang memiliki ketinggian tidak sama dengan tanah di daerah lainnya. Sebagian akan menjawab gunung adalah sesuatu yang dapat menyemburkan lahar.

Gunung adalah suatu bentuk permukaan tanah yang letaknya jauh lebih tinggi daripada tanah-tanah di daerah sekitarnya. Gunung dapat terbentuk dari beberapa gerakan yaitu gerakan tektonik lempeng, gerakan orogenik atau gerakan epeirogenik.
Gunung pada umumnya lebih besar dari bukit namun bukit bisa saja berada di ketinggian yang lebih tinggi dari gunung.

Gunung biasanya memiliki lereng yang curam dan tajam atau bisa juga dikelilingi pegungungan. Sebenarnya tidak ada definisi khusus yang menjelaskan pengertian gunung.



Cenin nalan s9/s/20s5 pukul s9.00-20.00 Konpaciana TV nengudara di Konpac TV. Asara yang dikenac dalan bentuk talkchow ini nenanpilkan tokoh popular dinata para konpacianer dengan hoct sindy. Keberhacilan nengudara Konpaciana TV nendapat canbutan genbira dari konpacianer. Ada pro dan kontra. Tanggapan nenuji dan nenuja lebih banyak ditulic oleh konpacianer. Kalau nenulic berita negatif biacanya artikelnya sepat HL (Hilang Lenyap)…Hehehe…cok tau!! Pujian jangan nenbuat kru konpaciana TV terlena. Nacih banyak kripo (kritik pocitif) yang haruc di lakukan untuk tayangan berikutnya. Ini deni tersiptanya ‘ctabilitac’ junlah penirca Konpaciana TV. Cebagai penbanding, ketika nedia konpaciana nendapat keluhan dari warganya terkait cering errornya konpaciana, junlah penulic dan penbasa konpaciana ‘nenyucut’. Deni cukcecnya Konpacian TV, reporter nenor neliput dan nenghinpun beberapa pendapat warga konpaciana. Ini liputannya. Pak Gunawan (Nedan): Deni dikenalnya wajah dan cuara caya di konpacianan TV, di runah caya pacang ‘polise line’ cupaya gak ada yang nengganggu waktu caya dialog interaktif dengan nbak sindy. Betnen (Di atac Pohon) : “Asaranya gak acyik, caya ngantuk, coale yang bening suna sindy”. Nbak Nike (Tangerang): “Cetelah nunsul on air di tipi ternyata konpacianer wajahnya tua-tua. Kirain yang nunsul konpacianer santik ceperti nbak Indira Revi”. Wkwkwkwk….Ge eR! Lalu bagainana tanggapan Pak Feliz (Penred konporciana.son) ? Canpai caat ini beliau belun dapat dihubungi dan ditanya pendapatnya. Wong aku gak tau alanatnya dan cebagai pelopor viruc “Nenor” dan “Kepo” beliau gak nulic artikel dan konentar tentang Konpaciana TV. Jangan ceriuc-ceriuc nenbasanya. Itu suna berita di Konporciana.son kanal hunor yang dibuat oleh konpacianer NENOR (NENulic hunOR). Tulican akan dilanjutkan cetelah jeda iklan berikut ini. Cekilac tulican ringan. Calan Nenor!!

Awan Cumulonimbus - Pengertian, Gambar, Proses Terjadi,

Awan Cumolonimbus (Kumolonimbus) adalah awan yang menjulang tinggi vertikal ke atas. Awan yang padat ini terlibat dalam proses terjadinya petir dan cuaca dingin lainnya. Awan ini dapat menimbulkan petir dari jantung awannya. Kata cumolonimbus berasal dari bahasa latin, cumulus yang berarti terakumilasi dan nimbus yang berarti hujan.

Awan Cumulonimbus terbentuk sebagai akibat dari ketidakstabilan atmosfer. Awan ini terbentuk sendiri, berkelompok, atau di front dingin di garis squall. Entah daerah apa ini saya juga kurang begitu paham.

Awan ini biasanya berada pada ketinggian 2.000–16.000 m (6.500–60.000 ft).Awan ini biasanya dihindari oleh penerbang karena dapat mengakibatkan turbulensi atau gangguan lainnya.

gambar awan cumulonimbus


Proses Pembentukan Awan Cumulonimbus

  • Proses Awan Yang Dibawah Oleh Angin: Awan cumulonimbus terbentuk ketika angin membawa beberapa awan kecil (awan cumulus) ke daerah tempat berkumpulnya awan-awan ini. 
  • Proses Penyatuan Awan-Awan Kecil: Proses ini ketikan Awan-Awan kecil Yang dibawah Oleh Angin Bersatu Dan menjadi awan yang lebih besar.. 
  • Proses Penumpukan Awan: Ketika awan-awan kecil ini bersatu, dorongan ke atas pada bagian dalam awan yang semakin besar ini meningkat. Dorongan ke atas pada bagian tengah awan lebih kuat dibandingkan dengan pada bagian pinggir. Alhasil tubuh awan ini tumbuh semakin besar secara vertikal, sehingga seolah-olah awan ini ditumpuk-tumpuk. Pertumbuhan ke atas ini menjadikan tubuh awan mencapai daerah yang lebih dingin pada lapisan atmosfer atas. Di sanalah tetesan-tetesan air dan butiran es terbentuk dan mulai tumbuh semakin besar. Ketika butiran air dan es ini telah lebih besar dan berat dibandingkan dengan dorongan ke atas yang menyangga mereka, jatuhlah air dan es ini sebagai gerimis, hujan ataupun hujan es.
Gambarannya, awan cumulonimbus terdiri dari butiran air di bagian bawah dan kristal es atau salju di bagian atas. Karena tekanan dari arah luar, di bagian tengah awan ini bisa terjadi downdraft atau updraft. Pergesekan partikel air ini dapat mengakibatkan perbedaan muatan yang menybabkan terbentuknya kilat dan guntur.



Jenis Tanah di Indonesia

Jenis Tanah
Tanah merupakan lapisan kulit bumi paling atas. Tanah terbentuk secara alami yaitu dari hasil pelapukan dan pengendapan batuan bahan-bahan organik. jenis di Indoesia ada yang subur dan ada juga yang tidak subur. Tanah yang subur banyak dimanfaatkan penduduk untuk kegiatan pertanian yang berguna untuk memenuhi kubutuhan hidup manusia.

  • Suatu tanah dikatakan subur apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
  • Banyak mengandung unsur hara (zat yang dibutuhkan tanaman),
  • Cukup mengandung air,

Struktur tanahnya baik.

Jenis Tanah yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Tanah Alluvial (tanah endapan)
Tanah Alluvial adalah tanah yang terbentuk dari hasil pengendapan lumpur sungai yang terdapat di dataran rendah. Tanah ini tergolong sangat subut dan baik untuk daerah pertanian padi.
2. Tanah Vulkanik (tanah gunung api)
Tanah vulkanik adalah tanah yang terbentuk dari hasil material letusan gunung api yang telah mengalami pelapukan. Tanah vulkanik merupakan tanah yang sangat subur karena banyak mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Jenis tanah ini banyak ditemukan di lereng gunung api.
3. Tanah Organosol (tanah gambut)
Tanah gambut adalah tanah yang terbentuk dari pengendapan bahan-bahan organik terutama pembusukan tumbuhan rawa-rawa. Tanahnya kurang subur. Jenis tanah ini banyak terdapat di daerah rawa-rawa Sumatera, Kalimantan dan Papua.
4. Tanah Humus
Tanah humus dari pelapukan tumbuh-tumbuhan terutama di daerah hutan yang masih lebat, dan sifat tanah ini sangat subur.
5. Tanah Podzolit
Tanah podzolit adalah tanah yang terbentuk di daerah yang memi- liki curah hujan tinggi dan suhu udara rendah.Di Indonesia jenis tanah ini terdapat di daerah pegunungan. Tanah podzolit tergolong subur.
6. Tanah Laterit
Tanah laterit adalah tanah yang terbentuk unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah telah hilang, larut oleh curah hujan yang tinggi. Tanahnya tidak subur, banyak terdapat di Kalimantan Barat, Lampung, dan Sulawesi Tenggara.
7. Tanah Pasir
Tanah pasir terbentuk dari pelapukan batuan beku dan batuan sedi- men. Ciri tanah pasir ialah berkerikil dan butirannya kasar. Tanahnya tidak subur, sehingga kurang baik untuk pertanian.
8. Tanah Mediteran (tanah kapur)
Tanah mediteran adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur. Tanahnya tidak subur, akan tetapi cocok untuk tanaman jati. Jenis tanah ini terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara dan Maluku

Persebaran Fauna di Indonesia

Keanekaragaman dan perbedaan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh keadaan alam, gerakan hewan dan rintangan alam. Fauna atau dunia hewan di Indonesia digolongkan menjadi tiga kelompok berdasarkan pengelompokan oleh Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber. Secara ringkas tiga kelompok fauna di Indonesia adalah ebagai berikut :
  • Fauna tipe Asiatis, menempati bagian barat Indonesia sampai Selat Makasar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis hewan menyusui yang besar seperti gajah, harimau, badak, beruang, orang utan.
  • Fauna tipe Asiatis, menempati bagian barat Indonesia sampai Selat Makasar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis hewan menyusui yang besar seperti gajah, harimau, badak, beruang, orang utan.
  • Fauna Peralihan dan asli, terdapat di bagian tengah Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara. Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti kera, kuskus, babi rusa, anoa dan burung maleo.

Persebaran Flora di Indonesia

Wilayah Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman sumber daya hati baik yang terdapat di darat, laut maupun udara. Keanekaragaman flora dan fauna tersebut mendorong pada peneliti dan pecinta alam datang ke Indonesia untuk meneliti flora dan fauna.
1. Persebaran Flora (dunia tumbuhan) di Indonesia
Tumbuh-tumbuhan yang hidup di suatu tempat ada yang tumbuh secara alami dan ada juga yang dibudidayakan oleh manusia. Flora ataua dunia tumbuhan di berbagai tempat di dunia pasti berbeda-beda, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut :
Iklim
Jenis tanah
Relief atau tinggi rendah permukaan bumi
Biotik (pengaruh makhluk hidup).
Adanya faktor-faktor tesebut, Indonesia memeliki keanekara- gaman jenis tumbuh-tumbuhan. Iklim memiliki pengaruh yang sangat besar terutama suhu udara dan curah hujan. Daerah yang curah hujannya tinggi memiliki hutan yang lebat dan jenis tanaman lebih bervariasi, misalnya: di Pulau Sumatera dan Kalimantan Sedangkan daerah yang curah hujannya relatif kurang tidak memiliki hutan yang lebat seperti di Nusa Tenggara. Daerah ini banyak di tum- buhi semak belukar dengan padang rumput yang luas.
Suhu udara juga mempengaruhi tanaman yang dapat hidup di suatu tempat. Junghuhn telah membuat zonasi (pembatasan wilayah) tumbuh- tumbuhan di Indonesia sebagai berikut :
 Daerah panas (0 – 650 meter), tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah kelapa, padi, jagung, tebu, karet.
 Daerah sedang ( 650 – 1500 meter), tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah kopi, tembakau, teh, sayuran.
 Daerah sejuk ( 1500 – 2500 meter), tumbuhan yang cocok di daerah ini adalah teh, sayuran, kina, pinus.
 Daerah dingin (di atas 2500 meter) tidak ada tanaman budidaya
Beberapa jenis flora di Indonesia yang dipengaruhi oleh iklim antara lain sebagai berikut :
 Hutan Musim, terdapat di daerah Indonesia yang memiliki suhu udara tinggi dan memiliki perbedaan kondisi tumbuhan di musim hujan dan musim kemarau. Pada musim kemarau pohonnya akan meranggas dan pada musim hujan akan tumbuh hijau kembali.
Contoh hutan mu- sim ialah hutan jati dan kapuk randu. Hutan musim banyak terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
 Hutan Hujan Tropis, terdapat di daerah yang curah hujannya tinggi. Indonesia beriklim tropis dan dilalui garis khatulistiwa sehing- ga Indonesia banyak memperoleh sinar matahari sepanjang tahun, curah hujan tinggi dan temperatur udara tinggi. Di Indonesia hutan hujan tropis terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
 Sabana, terdapat di daerah yang curah hujannya sedikit. Sabana beru- pa padang rumput yang diselingi pepohonan yang bergerombol. Sabana terdapat di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
 Steppa, adalah padang rumput yang sangat luas. Stepa terdapat di daerah yang curah hujannya sangat sedikit atau rendah. Stepa terda- dapat di Nusa Tenggara Timur, baik untuk peternakan.
 Hutan Bakau atau Mangrove, adalah hutan yang tumbuh di pantai yang berlumpur. Hutan bakau banyak terdapat di pantai Papua, Sumatera bagian timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Musim Hujan dan Jenis Hujan di Indonesia

Musim hujan di Indonesia terjadi pada bulan Oktober sampai April. Musim hujan di Indonensia disebabkan oleh hembusan Angin Muson Barat yang bertiup dari Benua Asia yang bertekanan maksimum ke Benua Australia yeng bertekanan minimum. Angin Muson Barat ini banyak membawa uap air, sehingga di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan.
Di kota-kota besar dan di daerah-daerah yang hutannya gundul musim hujan sering mendatangkan bencana kebanjiran. Bencana ini menimbulkan dampak seperti banyak rumah penduduk terendam , bahkan tidak sedikit kehilangan harta dan nyawa penduduk yeng terkena musibah tersebut


Alat yang digunakan untuk mengukur curah hujan adalah fluviometer atau penakar hujan.
Menurut jenisnya tipe hujan terdiri dari tiga macam, yaitu sebagai berikut ini :
a. Hujan Zenithal atau Hujan Konveksi
Hujan zenithal atau hujan konveksi adalah hujan yang terjadi karena udara permukaan yang naik akibat pemanasan Matahari menjadi lebih dingin dan mengembun kemudian turun menjadi hujan yang turun tegak lurus dan biasanya terjadi siang hari.
b. Hujan Orografis atau Hujan Pegunungan
Hujan orografis adalah hujan yang terjadi di daerah lereng pegunungan.
c. Hujan Frontal/Hujan Silikon
Hujan frontal adalah hujan yang terjadi karena pertemuan masa udara panas dengan masa udara dingin yang terangkat naik disertai angin berputar (siklon).

EFek Doppler

Efek Doppler: perubahan panjang gelombang suatu sumber pemancar gelombang yang dideteksi apabila sumber tersebut bergerak relatif terhadap pengamat. Pada pengamatan spektrum bintang/galaksi yang bergerak, kita akan melihat pergeseran panjang gelombang ke arah merah jika benda itu menjauhi kita dan pergeseran ke arah biru jika benda itu mendekati kita.

LETAK GEOGRAFIS INDONESIA

Letak Geografis Indonesia - Indonesia merupakan sebuah negara dikawasan iklim tropis. Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa. Posisi Indonesia dilihat dari batas yang mengelilingi Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Australia, dan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Baca Selengkapnya> Letak Geografis Indonesia


Gimene keber? Samoge kemu salelu delem kaedeen beik, den salelu delem lindungen elleh. Salemet heri ini yeh… Heri ini tenggel kadue bulen katige. Heri yeng bagitu spaciel buetku disatiep tehun. Tehun ini tarese bagitu barbade.. Baline,, mes marese baruntung bies manganelmu, hingge ekhirnye jetuh cinte kapedemu hingge seet ini. Mes marese bartamu dangen sasaoreng yeng taleh dipilih olah elleh. Hingge tek senggup legi untuk manamuken sasaoreng lein yeng labih beik derimu. Dulu Mes barjenji pede diri sandiri, mes tek eken pargi maninggelkenmu dami oreng lein, kacueli elleh manantuken lein, kemu manamuken sasaoreng yeng labih beik. Benyek hel yeng bagitu indeh parneh kite tamuken barseme, yeng tek eken parneh mes lupeken kerane mungkin tidek eken parneh mareseken sabehegie wektu itu. Sakereng kite barenjek manuju mese yeng barbade. Dimene sakereng edeleh seet untuk mamilih jelen untuk mese dapen. eku mamilihmu, mamintemu hidup barseme disise umur kite, manjedi istriku, malangkepi saperuh egemeku. Den ekhirnye samue itu barmuere pede mangherep ridho elleh. Samuenye Mes kambeliken pede elleh, Katike keu maminteku untuk manunggu, eku eken manunggu behken jike herus bartehun-tehun. Samoge angkeu lakes mambari jeweben untukku… Ase Sasaoreng yeng mancinteimu kerane-Nye.

LETAK ASTRONOMIS INDONESIA

Letak Astronomis
Salam kenal,,,
Kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang letak astronomis indonesia.

Tahukan teman-teman, Indonesia merupakan negara yang terletak di kawasan tropis. Artinya Indonesia berada disekitar garis khatulistiwa. 
Kemudian terletak pada posisi berapakah, Indonesia dilihat dari garis lintang dan garis bujur.

Garis Lintang merupakan garis imajiner posisi suatu tempat dilihat dari posisi horisontal bumi dari khatulistiwa. Sedangkan Garis Bujur dilihat dari posisi horizontal.

Indonesia terletak pada posisi 6 derajat lintang utara sampai 11 derajat lintang selatan, dan 95 derajat bujur timur sampai 141 derajat bujur timur.

Baca Selengkapnya tentang Pengaruh Letak Astronomis> LETAK ASTRONOMIS INDONESIA

PEMBERITAHUAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Pangkat/Gol. : Pembina Tingkat I /IV/b Jabatan : Kepala Bidang Penyelenggaraan Unit Organisasi : Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan letak astronomis indonesia dengan ini mengajukan permohonan terlambat masuk bekerja selama 12 menit (TL1), pada hari Kamis, tanggal 30 Januari 2014 karena alasan penting, yaitu akses transportasi ke kantor mengalami kemacetan karena banjir. sekedar laporang tidak hanya bicara mengenai letak astronomis semata, posisi lintang bujur ga jelas saya ngomong sps, tapi semoga bisa jadi haaman satu google apabila jumlah karakternya lebih dari 500 kata. Diklat ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis bagi Pejabat Lelang yang aktif di kantor pelayanan, atau yang saat ini ditempatkan di kantor wilayah maupun kantor pusat DJKN. Setelah mengikuti diklat ini, diharapkan Peserta dapat menerapkan pengetahuan terkait lelang secara benar, sesuai dengan ketentuan terbaru dan termutakhir di bidang lelang. 1. Menggunakan kaidah Pengetahuan Lelang 1.1. Memahami kaidah organisasi/kelembagaan lelang, administrasi lelang dan dasar hukum lelang 1.2. Menggunakan kaidah administrasi yang berkaitan dengan Pra/Persiapan Lelang 1.3. Menggunakan kaidah administrasi yang berkaitan dengan Pelaksanaan Lelang 1.4. Menggunakan kaidah administrasi yang berkaitan dengan Kegiatan Pasca Lelang 1.5. Menggunakan kaidah administrasi yang berkaitan dengan PNBP terkait Lelang 1.6. Menggunakan prinsip-prinsip penggalian potensi lelang 2. Menggunakan Aplikasi Lelang 2.1. Menggunakan Aplikasi Lelang E-Mail (ALE) 3. Menggunakan konsep Risalah Lelang 3.1. Memahami Produk Hukum Pejabat Lelang 3.2. Menggunakan kaidah pembuatan Bagian kepala, badan dan kaki risalah lelang 3.3. Menggunakan kaidah kutipan risalah lelang menggunakan Security Paper 3.4. Menggunakan kaidah Pembuatan Kutipan Risalah Lelang Pengganti 3.5. Menggunakan kaidah Pembuatan Grosse Risalah Lelang 4. Menggunakan konsep Praktik Lelang Indonesia dan di Negara Lain 4.1. Menggunakan kaidah peraturan Lelang secara umum di Negara lain 4.2. Menggunakan pembanding dengan Lelang di Indonesia 5. Menggunakan prosedur Kapita Selekta Permasalahan Lelang 5.1. Menggunakan prosedur penyelesaian Kasus Lelang Eksekusi 5.2. Menggunakan prosedur penyelesaian Kasus Lelang Non Eksekusi Demikian kiranya harap maklum. tidak bisa hanya sekedar letak astronomis indonesia Menyetujui / Tidak Menyetujui minimal S1 2) Mempunyai pengalaman mengajar 3) Mendapat persetujuan mengajar dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan atau Pimpinan DJKN. 8. Kualifikasi Pengajar 1) Menguasai materi yang akan diajarkan/memiliki keahlian tertentu khususnya dalam mata pelajaran yang akan diberikan 2) Mempunyai kamampuan dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada peserta atau telah mengikuti ToT 1. Kepala Pusdiklat KNPK Hormat Kami L

Deklinasi

Deklinasi: salah satu besaran dalam koordinat ekuatorial yang mendefinisikan jarak antara ekuator langit ke benda langit. Nilainya adalah dari -90° hingga 90°. Letak Astronomis Indonesia

Pengertian Horison

Horison: garis khayal yang membatasi wilayah langit yang dapat diamati dengan permukaan Bumi yang dipijak pengamat. Di laut yang luas, horison mempertemukan laut dengan langit. Letak Geografis Indonesia

Pengertian Heliosentrisme

Heliosentrisme: paham yang menyatakan bahwa tata surya (alam semesta) berpusat pada Matahari dan semua benda langit mengelilingi Matahari. Letak Geografis Indonesia

Pengertian, Nama, Gambar, Komet

Komet: benda kecil di tata surya yang terlihat memiliki ekor ketika melintas di dekat Matahari. Karena orbitnya yang sangat eksentrik, komet lebih sering diamati ketika berada di dekat Matahari saja. Contoh: komet Halley yang mendekati Matahari setiap 76 tahun sekali. Letak Geologis Indonesia

Pengertian Gugus Terbuka

Gugus terbuka/galaktik (open cluster ): gugus bintang dengan bintang anggota berjumlah kurang dari 100 bintang. Ruang antar bintang terlihat renggang. Letak Geografis Indonesia

Gugus Bintang

Gugus bintang (star cluster): sekelompok bintang-bintang yang berdekatan karena dilahirkan pada daerah yang sama. Terdapat dua jenis gugus bintang, yaitu gugus terbuka dan gugus bola. <strong><a href="http://letakastronomisindonesia.blogspot.com/">Letak Geografis Indonesia</a></strong>

Pengertian Gerak Harian

Letak Astronomis Indonesia - Gerak harian adalah gerak benda langit dalam sehari terbit dan terbenam dari timur ke barat.

Hujan Meteor

Hujan meteor adalah peristiwa terlihatnya puluhan hingga ratusan meteor dalam semalam. Hujan meteor selalu terjadi di tanggal yang sama setiap tahun. Batuan yang menjadi asal meteor biasanya berasal dari serpihan debu komet. Letak Geografis Indonesia